Daniela ‘KATSEYE’ dan Keluarganya yang Kini Jadi Sorotan
Daniela ‘KATSEYE’ kini menjadi sorotan publik, terutama setelah kabar tentang hiatusnya Manon dari grup. Banyak netizen mulai mengungkit perilaku keluarga Daniela terhadap Manon di masa lalu. Hal ini memicu perdebatan yang cukup panas di media sosial. Berikut beberapa fakta menarik tentang keluarga Daniela yang sedang jadi perhatian.
Kelahiran Atlanta yang Tinggal di Los Angeles
Daniela Andrea Avanzini Llorente lahir pada 1 Juli 2004 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Ia adalah putri dari pasangan Ana Llorente dan Rafael Avanzini. Saat ini, Daniela tinggal di Los Angeles, California. Ia sangat dekat dengan keluarganya dan sering menyebut bahwa ia tidak bisa hidup tanpa mereka. Atlanta menjadi tempat favoritnya untuk berkumpul bersama orang-orang tercinta.
Keturunan Venezuela-Kuba

Daniela merupakan seorang Amerika Latin yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol dalam percakapan sehari-hari. Ibunya berasal dari Kuba, sedangkan ayahnya berasal dari Venezuela. Selain itu, Daniela juga memiliki darah Eropa dari sang ayah yang merupakan keturunan Jerman, Italia, dan Spanyol. Ia kerap mengajarkan bahasa Spanyol kepada member KATSEYE lainnya, termasuk kepada Manon.
Ibu dan Ayahnya Sama-Sama Penari

Daniela lahir di keluarga penari. Ibunya, Ana Llorente, adalah penari balet terkenal asal Kuba dan menjadi orang Kuba pertama yang memenangkan kejuaraan balet dunia. Ia juga seorang pelatih tari Latin profesional. Ana pernah tampil sebagai model di video klip Will Smith dari lagu “Miami”.
Sementara sang ayah, Rafael Avanzini, adalah seorang penari balet profesional dan instruktur tari. Bakat menari ini turun kepada Daniela yang dikenal sebagai ballroom dancer. Ia mampu melakukan tarian Afro-Cuban, Afro-style, cha-cha, dan salsa style.
Diajarkan Berdansa Sejak Usia 3 Tahun

Kedekatan Daniela dengan seni tari sudah dimulai sejak masih bayi. Ia dibesarkan dalam keluarga Kuba-Venezuela di mana tari menjadi bagian sentral dalam kehidupan. Idola berzodiak Cancer ini terpapar musik dan tari sejak usia dini, serta belajar dancesport saat berusia tiga tahun. Orang tuanya sangat menekankan Daniela untuk mengenal sekaligus mengerti akar budaya mereka.
“Tumbuh dalam keluarga Spanyol-Latin, keluargaku selalu berusaha memastikan aku tertanam dalam budaya sebanyak mungkin saat tumbuh dewasa, dan untuk menerima budayaku sebanyak mungkin, baik melalui musik, tari, atau mode,” kata Daniela dalam wawancara bersama Billboard Filipina.
“Ibuku adalah orang yang mengajariku menari saat aku berusia tiga tahun, jadi aku juga menontonnya menari saat aku tumbuh dewasa,” lanjutnya.
Di Katseye, Daniela berkesempatan untuk mempromosikan budayanya terutama dalam single “Gabriela”, di mana dia menyanyikan satu bait penuh dalam bahasa Spanyol dan mengadopsi koreografi yang terinspirasi Latin.
“Aku sangat senang akhirnya bisa menyanyikan lagu dalam bahasa ibuku dan berbagi bagian dari diriku dengan dunia, karena tidak ada yang tahu bahwa aku bisa menyanyi dalam bahasa Spanyol!” ujarnya bangga.
Ayahnya Jadi Sorotan

Akhir-akhir ini, keluarga Daniela menjadi sorotan netizen setelah sebuah akun yang diduga milik ayahnya menulis komentar tidak sensitif terkait kabar hiatusnya Manon ‘KATSEYE’. Dari beberapa screenshot yang beredar di internet, sebuah akun Instagram bernama @rafaelavanzini memberikan beberapa komentarnya menanggapi rumor tentang hiatusnya sang idol.
Ia menulis antara lain:
– “THE SHOW MUST GO ON! With or without a member. KATSEYE IS BIGGER THAN ONE GIRL.”
– “5 is ok too.”
– “We need girls who can grind.”
– “Come back when you are ready to work.”
Banyak komentar yang akhirnya dihapus dan memicu reaksi keras dari para penggemar KATSEYE yang dikenal sebagai Eyekons. Banyak yang melihat komentar tersebut sebagai bentuk meremehkan kontribusi Manon dalam grup. Tagar seperti #StandWithManon dan “KATSEYE is Six” pun jadi trending sebagai respon terhadap pernyataan itu. Namun, keaslian akun yang membuat komentar ini belum sepenuhnya dikonfirmasi secara resmi oleh pihak agensi atau keluarga Daniela. Meski demikian, hal tersebut tetap menjadi bahan perdebatan dan spekulasi intens di media sosial di kalangan netizen.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











