Pengalaman Ngabuburit yang Menarik di Kota Semarang Selama Ramadan
Bulan Ramadan selalu membawa suasana istimewa, terutama dalam hal berkumpul bersama keluarga dan mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan aktivitas yang seru. Jika kamu sedang berada di Kota Semarang, Jawa Tengah, maka kamu bisa menikmati berbagai tempat ngabuburit yang menarik. Mulai dari taman kota hingga area wisata bernilai sejarah, setiap tempat memiliki atmosfer yang unik dan cocok untuk bersantai bersama orang tercinta.
Berikut ini adalah rekomendasi 5 tempat ngabuburit gratis di Semarang yang populer dan layak dikunjungi selama bulan Ramadan 2026:
1. Tugu Muda
Tugu Muda merupakan ikon Semarang yang cocok dijadikan lokasi ngabuburit murah meriah di pusat kota. Monumen bersejarah ini dikelilingi taman dan area terbuka yang nyaman untuk duduk santai sambil menunggu waktu berbuka puasa. Banyak warga datang untuk bersantai, berfoto, atau menikmati jajanan sekitar dengan harga ramah di kantong. Dengan lokasi strategis dan akses mudah, Tugu Muda menjadi salah satu rekomendasi tempat ngabuburit gratis di Semarang.
- Lokasi: Jalan Pandanaran, Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah
- Jam Buka: 24 jam
- Harga: Gratis
2. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) adalah pilihan tepat bagi yang ingin ngabuburit sambil beribadah. Masjid megah ini memiliki halaman luas dan payung hidrolik ikonik yang menjadi daya tarik wisata religi di Semarang. Selain suasana religius dan tenang, area sekitar MAJT biasanya dipenuhi pedagang takjil dengan harga terjangkau saat Ramadan. Buat kalian yang mencari lokasi ngabuburit bernuansa islami dan gratis di Semarang, MAJT bisa jadi pilihan menarik.
- Lokasi: Jalan Gajah Raya, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah
- Jam Buka: 24 jam
- Harga: Gratis
3. Lapangan Pancasila Simpang Lima

Lapangan Pancasila Simpang Lima menjadi salah satu tempat ngabuburit favorit di Semarang saat bulan Ramadan. Area alun-alun yang luas ini selalu ramai oleh warga yang berjalan santai, berolahraga ringan, hingga berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa. Lokasinya yang strategis di pusat kota membuat Lapangan Pancasila Simpang Lima mudah dijangkau dari berbagai arah. Di sekitar kawasan juga terdapat banyak pedagang kaki lima yang menjual aneka makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Suasana sore hari yang sejuk dengan pemandangan city light menjadikan Lapangan Pancasila Simpang Lima spot ideal untuk menunggu adzan maghrib.
- Lokasi: Jalan Nasional 14 Nomor 10, Karangkidul, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah
- Jam Buka: 24 jam
- Harga: Gratis
4. Taman Indonesia Kaya

Taman Indonesia Kaya merupakan taman kota modern yang cocok untuk ngabuburit santai bersama keluarga maupun teman. Ruang terbuka hijau ini menawarkan jalur pedestrian nyaman dan area duduk yang tertata rapi. Banyak pengunjung datang pada sore hari untuk menikmati udara segar sambil berbincang ringan. Saat Ramadan, Taman Indonesia Kaya sering dipadati warga yang sekadar bersantai sebelum berbuka puasa. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat Taman Indonesia Kaya menjadi pilihan favorit ngabuburit gratis di Semarang.
- Lokasi: Jalan Menteri Supeno Nomor 11A, Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah
- Jam Buka: 24 jam
- Harga: Gratis masuk
5. Kota Lama Semarang

Kota Lama Semarang menawarkan pengalaman ngabuburit bernuansa heritage dengan deretan bangunan kolonial yang ikonik. Kawasan wisata sejarah ini sangat cocok untuk berjalan santai sambil berburu spot foto Instagramable saat matahari terbenam. Banyak kafe dan kedai kopi di sekitar area yang menyediakan menu takjil dan paket buka puasa. Atmosfer klasik berpadu dengan suasana senja menciptakan pengalaman ngabuburit yang berbeda di Semarang. Selain gratis untuk dikunjungi, lokasi Kota Lama Semarang juga mudah diakses dari pusat kota.
- Lokasi: Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah
- Jam Buka: 24 jam
- Harga: Gratis
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











