"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

YPMAK Mulai Rancang Rencana Pengembangan dan Pemilihan Pengelola Rumah Sakit Mitra Masyarakat

Pengelolaan Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) di Mimika Mulai Dilakukan

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK), yang bertindak sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), baru saja menggelar kick-off kegiatan seleksi pengelolaan dan penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (16/2/2026).

Hadiri dalam acara tersebut antara lain VP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Nathan Kum, Ketua Pembina YPMAK Engel Enoch, Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka, Wakil Ketua Pengurus Hendhaotje Watory, Direktur PT Ligar Mandiri Indonesia, Budi Prayogi, serta Divisi Program Kesehatan YPMAK. Acara ini menjadi langkah awal dalam proses penyusunan master plan RSMM bersama konsultan pendamping, yaitu PT Ligar Mandiri Indonesia.

Proses Seleksi Konsultan Pendamping

Ketua Komite Seleksi RIP RSMM, Feri Magai Uamang, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja selama enam bulan untuk mencari konsultan pendamping melalui proses seleksi terbuka. “Pada April 2025 kami membuka pelelangan umum dan terdapat 58 pendaftar. Setelah melalui tahapan seleksi, jumlah peserta mengerucut menjadi enam, kemudian tiga, hingga akhirnya ditetapkan satu konsultan, yakni PT Ligar Mandiri Indonesia,” ujarnya.

Feri berharap kerja sama antara komite dan konsultan dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan, mengingat penyusunan rencana induk ini merupakan tugas strategis dari pembina. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang efektif dalam proses penyusunan RIP.

Peran Strategis RSMM dalam Masyarakat

Menurut Engel Enoch, Ketua Pembina YPMAK, pembahasan pengembangan RSMM telah dilakukan selama satu tahun dengan melibatkan berbagai sumber daya. YPMAK akan memantau langsung proses pendampingan yang berlangsung selama tiga bulan antara YPMAK dan PT Ligar Mandiri Indonesia dalam penyusunan RIP.

“Hasilnya akan menjadi dasar rencana pengelolaan jangka pendek, menengah, dan panjang,” katanya. Engel menambahkan bahwa RSMM memiliki posisi strategis karena merupakan rumah sakit pertama di Timika sejak 1998 dan memiliki kedekatan historis dengan masyarakat asli.

Namun, ia mengakui pengelolaan rumah sakit perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan rumah sakit lain. “Kami targetkan sebelum Desember seluruh proses ini sudah selesai sehingga bisa masuk tahap berikutnya,” ujarnya.

Komitmen YPMAK dalam Pengembangan RSMM

YPMAK menegaskan komitmennya untuk terus memonitor progres pekerjaan agar berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan rekomendasi pengelolaan yang tepat bagi pengembangan RSMM ke depan. RSMM merupakan rumah sakit pertama yang dibangun di Timika pada tahun 1998, sebelum adanya rumah sakit lain.

RSMM dibangun PTFI melalui YPMAK untuk melayani masyarakat Amungme Kamoro dan Lima suku kekerabatan yakni Dani, Damal, Moni, Mee, dan Nduga. VP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Nathan Kum menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pengurus, tenaga kesehatan, serta pihak terkait yang telah berkontribusi dalam pengembangan RSMM di Kabupaten Mimika.

Upaya Peningkatan Layanan Kesehatan

Nathan mengatakan bahwa selama kurang lebih satu tahun terakhir berbagai proses pembenahan dan evaluasi telah dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa rumah sakit memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Timika. Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung proses pengembangan rumah sakit agar semakin baik dan mampu bersaing secara nasional sebelum tahun 2027.

Selain itu, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka menyampaikan bahwa YPMAK terus berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mimika, Tanah Papua, melalui program ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Hal itu disampaikan perwakilan pengurus YPMAK yang mengapresiasi peran humas dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat Mimika dan Indonesia secara luas.

Peran PT Ligar Mandiri Indonesia dalam Evaluasi RSMM

Disebutkan, upaya peningkatan layanan, khususnya di sektor kesehatan, telah berlangsung sejak tahun lalu sebagai bagian dari proses perubahan dan pembenahan. “Tujuan utamanya adalah melakukan progres perubahan agar pelayanan semakin baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa layanan kesehatan yang ada saat ini telah hadir di Mimika selama kurang lebih 28 tahun dan menjadi bagian penting bagi masyarakat setempat, khususnya dua suku asli yakni suku Amungme yang mendiami wilayah dataran tinggi dan suku Kamoro yang berada di wilayah dataran rendah. Selain itu, terdapat lima suku kekerabatan lainnya turut menjadi bagian dari penerima manfaat program pemberdayaan.

Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan memiliki nilai historis yang kuat. Karena itu, YPMAK menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan layanan demi menjawab kebutuhan masyarakat asli Papua di Mimika.

Hal sama disampaikan oleh Direktur PT Ligar Mandiri Indonesia, Budi Prayogi. Ia menjelaskan pihaknya akan mendampingi proses evaluasi dan perbaikan manajemen rumah sakit. Ia mengatakan, timnya akan melakukan pemetaan masalah, menentukan titik kritis (critical point), serta merumuskan solusi tepat sesuai kebutuhan rumah sakit.

“Kami tidak hanya melihat pengalaman mitra, tetapi juga bagaimana mereka mampu menerjemahkan solusi sesuai kebutuhan rumah sakit,” ujarnya. Budi menambahkan, timnya yang terdiri dari tenaga ahli di bidang manajemen, keuangan, pelayanan medis, administrasi, dan mutu, akan mengombinasikan pengalaman yang dimiliki untuk mendukung peningkatan tata kelola dan kualitas layanan rumah sakit.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *