"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Selain Persipura Mania, Fans Persib Bandung Turut Bereaksi Pasca-Boaz Dkk Kalahkan Barito: Ungkap Satu Hal

Persipura Jayapura Meraih Kemenangan Besar dalam Pertandingan Grup B Championship 2025/2026

Persipura Jayapura mendapatkan banyak perhatian positif setelah berhasil mengalahkan Barito Putera dalam pertandingan hari ke-19 babak penyisihan grup B Championship 2025/2026. Kemenangan telak dengan skor 4-1 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Minggu, 15 Februari 2026, menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Indonesia.

Kemenangan ini tidak hanya membuat suporter Boaz Solossa dkk, yaitu Persipura Mania, merasa senang, tetapi juga memberi harapan besar bagi tim untuk terus berada di jalur positif. Saat ini, Persipura Jayapura berada di puncak klasemen grup B Championship 2025/2026. Hal ini memperkuat keyakinan bahwa Persipura bisa kembali ke kasta tertinggi Liga Tanah Air dan bertemu dengan klub lain seperti Persib Bandung.

Fan Persib Bandung, Bobotoh, juga ikut merayakan kemenangan besar Persipura Jayapura. Mereka menunjukkan dukungan melalui komentar di kolom media sosial akun Instagram Persipura Jayapura. Beberapa komentar yang muncul antara lain:

  • “Kami tunggu di liga 1,”
  • “Salam dari Bandung untuk Persipura.. Ayo Kembali ke Liga 1,”
  • “Selamat Persipura,”
  • “Asik persipura pasti naik liga 1 salam dari bandung kawan kawan papua,”
  • “Top Persipura,”
  • “Ayo kita ke asia.”

Banyak dari mereka berharap Persipura Jayapura bisa kembali ke kompetisi Asia dan menemani Persib Bandung. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para penggemar sepak bola di berbagai daerah.

Jalannya Laga Persipura Jayapura Vs Barito Putera

Babak Pertama

Persipura Jayapura langsung mendapatkan momentum unggul cepat saat laga memasuki menit ke-3. Williams Lugo melakukan serangan dari sisi kiri dan memberikan umpan kepada Ramai Rumakiek yang berdiri bebas di dalam kotak penalti Barito Putera. Sayangnya, pergerakan Ramai Rumakiek dihentikan oleh bek Barito Putera, sehingga menghasilkan tendangan sudut untuk Persipura Jayapura.

Boaz Solossa mencoba melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit ke-6, tetapi bola melambung tinggi dan gagal membuahkan gol. Di menit ke-8, Gunansar Mandowen hampir menjebol gawang Barito Putera setelah menerima umpan cungkil dari Ramai Rumakiek. Namun, tendangannya ditepis oleh kiper Barito Putera, sehingga menghasilkan tendangan sudut.

Adzib Al Hakim Arsyad, kiper Persipura Jayapura, melakukan penyelamatan gemilang dengan memotong umpan silang Alexsandro ketika laga memasuki menit ke-9. Barito Putera memiliki peluang emas untuk unggul pada menit ke-12 lewat tendangan bebas Renan Alves, tetapi bola melambung tipis di atas mistar gawang Persipura Jayapura.

Pada menit ke-23, Persipura Jayapura kembali mendapat peluang emas yang dieksekusi oleh Lugo. Ia melesatkan umpan lambung ke rekannya dan berhasil menghasilkan bola liar. Reno Salampessy mencoba mencetak gol, tetapi tendangannya diblok oleh bek Barito Putera, sehingga menghasilkan tendangan sudut.

Di menit ke-34, Ramai Rumakiek menjadi eksekutor tendangan bebas dan memilih menendang langsung ke gawang Barito Putera, tetapi bola melambung tipis di atas mistar. Persipura Jayapura kembali mendapat peluang emas dari tendangan bebas pada menit ke-36, tetapi Lugo gagal menjebol gawang Barito Putera karena tendangannya melambung jauh di atas mistar.

Persipura Jayapura memborbardir gawang Barito Putera di menit ke-43 setelah mendapat peluang emas lewat dua kali tendangan bebas. Namun, solidnya lini belakang Barito Putera membuat peluang tersebut gagal menghasilkan gol.

Akhirnya, Persipura Jayapura berhasil mencetak gol pada menit-menit akhir babak pertama. Reno Salampessy berhasil menjebol gawang Barito Putera setelah Muhammad Ridho gagal menepis dengan sempurna umpan yang dilesatkan pemain dari tim tuan rumah. Ramai Rumakiek kemudian menggandakan keunggulan untuk Persipura Jayapura di menit ke-45+4.

Babak Kedua

Persipura Jayapura hampir unggul cepat di menit-menit awal babak kedua. Namun, peluang Persipura Jayapura berhasil dipotong oleh Muhammad Ridho. Pada menit ke-54, Muhamad Ridho melakukan penyelamatan gemilang dengan berani maju ke depan dan memotong serangan Gunansar Mandowen.

Boaz Solossa memiliki kesempatan untuk mencetak gol pada menit ke-54. Ia berdiri bebas di depan gawang Barito Putera setelah diberi umpan daerah oleh Lugo. Sayang, tendangan Boaz Solossa terlalu pelan dan berhasil ditepis Muhammad Ridho.

Pada menit ke-64, Alexsandro hampir menjebol gawang Persipura Jayapura dengan tandukannya di dalam kotak penalti. Meski berpotensi gol, tandukan Alexsandro tersebut ditepis Adzib Al Hakim Arsyad. Persipura Jayapura menggandakan keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-66. Reno Salampessy berhasil mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura setelah mendapat umpan jauh dari Lugo.

Barito Putera memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 melalui aksi Ferdiansyah pada menit ke-70. Ia berhasil menjebol gawang Persipura Jayapura yang menganga lebar setelah memanfaatkan umpan cut back dari Alexsandro. Selang beberapa menit kemudian, Renan Alves mendapat peluang di dalam kotak penalti Persipura Jayapura dan cukup bebas untuk menjebol gawang lawan. Sayang, tendangan Renan Alves melambung tipis di atas mistar gawang Persipura Jayapura.

Persipura Jayapura melakukan serangan bertubi-tubi setelah Lugo mengirim umpan daerah ke pertahanan Barito Putera yang kosong. Sayang, serangan para pemain Persipura Jayapura gagal mencetak gol berkat performa impresif Muhammad Ridho. Akhirnya, Persipura Jayapura menambah keunggulan menjadi 4-1 lewat gol cantik Jeam Kelly Sroyer pada menit-menit akhir tambahan waktu babak kedua. Jeam Kelly berhasil melesatkan tendangan keras dari skema tendangan bebas yang menyasar sudut kiri gawang Barito Putera dan gagal digapai oleh Muhammad Ridho.

Susunan Pemain

Persipura Jayapura

Starter: Adzib Al Hakim Arsyad, Marchko Marauje, Marthin Alesandro Dusay, Ruben Sanadi, Yustinus Pae, Bima Ragil Rakasawi, Gunansar Mandowen, Williams Jose Lugo Ladera, Boaz Solossa (C), Ramai Rumakiek, dan Reno Salampessy

Cadangan: Osas Saha, Yohanes Pahabol, Ferdinan Ayomi, Jeam Kelly Sroyer, Sukandar Kansai, Victor Mansaray, Febrianto Uopmabin, Markus Otto Alberti Madjar, Augusto Dennis Immanuel Ivakdalam, Samuel Reimas, Yeter Amohoso, dan Alexandro Felix Kamuru

Pelatih: Rahmad Darmawan

Barito Putera

Starter: Muhammad Ridho, Aditiya Daffa Al Haqi, Bima Reksa, Fabiano Beltrame, Renan Alves, Bayu Pradana (C), Muhamad Hargianto, Pramoedya Putra Suhardi, Alexsandro dos Santos Pereira, Cornelius Stewart, Rizky Pora

Cadangan: Haudi Abdillah, Satria Tama, Frendi Saputra, Iqbal Gwijangge, Basajump Latuconsina, Aimar Iskandar Alam, Wildan Ramdhani Nugraha, Ferdiansyah, Ricky Ricardo Cawor, Roni Sugeng, dan Bagas Kaffa

Pelatih: Stefano Cugurra

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *