Inovasi Teknologi AI dalam Pariwisata Indonesia
Jakarta – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bekerja sama dengan PT AI Indonesia melalui anak usahanya, PT Travina Jelajah Indonesia, resmi meluncurkan layanan solusi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang bernama “Vina AI Travel Assistant”. Layanan ini kini telah diintegrasikan ke dalam website PHRI dan akan segera diterapkan di website BookingINA yang baru.
Langkah ini menjadi sebuah terobosan penting dalam dunia perhotelan Indonesia. Fokus utamanya adalah pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya saing hotel-hotel Indonesia di pasar global.
Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum PHRI, menegaskan bahwa kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk mengintegrasikan AI dalam industri perhotelan bukan hanya merupakan langkah maju, tetapi juga keharusan. Ia menyampaikan bahwa AI tidak lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan nyata bagi hotel-hotel di Indonesia.
“Dengan AI, hotel-hotel di Indonesia dapat melayani tamu dari berbagai negara tanpa kendala bahasa,” ujarnya. Menurutnya, AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan keramahan khas Indonesia, tetapi justru untuk memperkuatnya dan memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas layanan di sektor perhotelan.
Keuntungan Penggunaan AI dalam Industri Pariwisata
Hariyadi menambahkan bahwa hotel yang siap dengan teknologi AI akan lebih siap menghadapi lonjukan wisatawan global. “Adopsi AI ini menunjukkan bahwa industri perhotelan Indonesia siap untuk naik kelas dan bersaing di tingkat dunia,” tambahnya.
Transformasi digital ini menjadi hal yang mendesak bagi seluruh hotel karena AI membantu mereka bekerja lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih peka terhadap kebutuhan tamu. Sebagai mitra dalam inisiatif ini, Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata menjelaskan bahwa “Vina” dirancang untuk dapat berkomunikasi dalam berbagai bahasa dan memudahkan wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk mendapatkan informasi tentang hotel dan perjalanan di Indonesia.
“Melalui Vina, kami memastikan bahwa proses pencarian hotel hingga pembayaran menjadi lebih sederhana dan terhubung langsung dengan ekosistem resmi PHRI melalui integrasi dengan BookingINA,” jelas Sony.
Kemampuan Vina yang Terus Berkembang
Vina terus berkembang dan belajar dari data yang terkumpul, menjadikannya semakin cerdas dan relevan seiring berjalannya waktu. “Vina tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga memberikan rekomendasi hotel yang lebih akurat berkat kemampuannya untuk memahami dinamika industri pariwisata,” tambah Sony.
Kehadiran “Vina” di website PHRI dan BookingINA membuktikan bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia. Sony juga menambahkan, “Kami mendukung penuh langkah PHRI dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan layanan kepada anggota dan wisatawan.”
Pembaruan Website PHRI dan BookingINA
PHRI, sebagai bagian dari transformasi digital ini, juga meluncurkan versi terbaru website mereka dengan tampilan yang lebih segar dan navigasi yang lebih mudah. Maulana Yusran, Sekretaris Jenderal PHRI, menjelaskan bahwa website PHRI dan BookingINA kini hadir dengan informasi yang lebih kaya dan mudah diakses oleh pengunjung.
“Website PHRI dan BookingINA telah kami desain ulang dengan informasi yang lebih informatif, mulai dari data anggota, program kerja, hingga inisiatif pengembangan industri perhotelan,” katanya. Maulana Yusran juga menyampaikan bahwa salah satu fitur baru yang dihadirkan adalah teknologi AI, yang kini membantu pengunjung menemukan informasi lebih cepat dan interaktif.
“Kami menyederhanakan struktur menu, sehingga pengunjung bisa menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan lebih efisien,” tambah Maulana. Perubahan ini tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna, baik di desktop maupun perangkat mobile.
Integrasi Teknologi AI dalam Platform
Selain itu, Maulana menekankan bahwa AI kini menjadi bagian integral dari kedua platform tersebut. “Website PHRI dan BookingINA kini dilengkapi dengan teknologi AI yang memungkinkan pengunjung mendapatkan informasi yang lebih cerdas dan relevan,” jelasnya. Dengan teknologi ini, proses pencarian hotel dan informasi lainnya menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien.
Kerja sama antara PHRI dan PT AI Indonesia ini menandakan komitmen kedua belah pihak untuk terus memajukan sektor perhotelan Indonesia melalui penerapan teknologi AI yang lebih inovatif. Pengembangan ekosistem digital yang lebih terintegrasi dan berfokus pada kenyamanan wisatawan diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia di tingkat global.
Sebagai langkah pertama, integrasi AI dengan website PHRI dan BookingINA akan memberikan pengalaman yang lebih cepat dan personal bagi penggunanya. Vina, asisten perjalanan berbasis AI, siap memberikan layanan lebih cerdas, membantu wisatawan memilih hotel, dan memberikan rekomendasi yang lebih relevan sesuai kebutuhan mereka.
“Teknologi ini tidak hanya membantu hotel dalam memberikan layanan yang lebih baik, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam transformasi digital yang sedang berlangsung di industri perhotelan Indonesia,” ujar Sony. Ke depan, PHRI dan PT AI Indonesia akan terus berkolaborasi dalam mengembangkan solusi AI lainnya yang akan memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia. Dengan fokus untuk menciptakan pengalaman terbaik bagi wisatawan dan mempercepat digitalisasi sektor perhotelan, keduanya berharap dapat mendukung Indonesia untuk lebih bersaing di kancah internasional.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











