"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Puasa: Manfaat Kesehatan dan Amalan Nabi Muhammad SAW

Pengertian dan Makna Sahur dalam Islam

Sahur adalah makan atau minum yang dilakukan oleh umat Islam sebelum terbit fajar (sebelum waktu Subuh) ketika hendak berpuasa di bulan Ramadan maupun puasa sunnah lainnya. Sahur merupakan amalan yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) dan memiliki makna serta hikmah yang mendalam dalam kehidupan seorang muslim.

Rasulullah SAW bersabda: “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu ada keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dari sabda ini, kita dapat memahami bahwa sahur bukan hanya bermanfaat dari segi kesehatan, tetapi juga menjadi amalan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan makan sahur, tubuh akan lebih kuat menahan lapar dan haus sepanjang hari.

Keutamaan Sahur dalam Ibadah

Sahur merupakan salah satu sunah yang dianjurkan bagi muslim yang akan berpuasa setelah fajar. Ketika sahur, muslim dapat membaca doa sahur agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa Rasulullah Saw menegaskan ada keberkahan di dalam sahur, salah satunya tercukupinya energi untuk berpuasa.

Selain itu, sahur juga merupakan pembeda umat Islam dengan Ahlul Kitab, yaitu umat yang menerima kitab suci sebelum Al-Qur’an, seperti Yahudi yang menerima kitab Taurat dan Nasrani yang menerima Injil. Dari Amru bin Ash bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (Saw) bersabda, “Perbedaan antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR Muslim, No 1836).

Doa Sahur dan Dalil-dalilnya

Adapun doa sahur disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani. Dari Sa’ib bin Zaid, Rasulullah Saw bersabda, “Sebaik-baik hidangan sahur adalah kurma.” Lalu beliau bersabda (berdoa): “Semoga Allah merahmati orang-orang yang sahur.” (HR. Thabrani).

Dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), berikut bacaan doa sahur puasa:

  • Doa Sahur Puasa

    Yarhamulloohul mutasahhiriin

    Artinya: “Semoga Allah merahmati orang-orang yang sahur.”

  • Doa Sahur Puasa

    Allahumma inni laka shumtu wa bika amantu wa ‘alayka tawakkaltu wa ‘ala rizqika afthartu, faghfir li ma qaddamtu wa ma akhkhartu.

    Artinya: “Ya Allah, aku berpuasa untuk-Mu, aku beriman kepada-Mu, aku bertawakal kepada-Mu, dan aku berbuka dengan rezeki-Mu. Maka, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang.”

Dalil Tentang Anjuran Sahur

Kelurahan Kemadang di Kabupaten Gunungkidul menjelaskan beberapa dalil Al-Quran dan hadis yang menyebutkan anjuran untuk sahur. Berikut beberapa di antaranya:

  1. QS. Ali Imran Ayat 17

    “Dan orang-orang yang meminta ampun di waktu sahur.” (QS. Ali Imran: 17)

    Ayat ini menggambarkan keutamaan waktu sahur sebagai salah satu waktu paling mustajab untuk beribadah, khususnya beristighfar.

  2. QS. Adz-Dzariyat Ayat 18

    “Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.” (QS. QS. Adz-Dzariyat: 18)

    Ayat ini menegaskan bahwa waktu sebelum fajar—yang bertepatan dengan waktu sahur—memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi.

  3. QS. Al-Baqarah Ayat 187

    “…dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187)

    Ayat ini menjadi dasar waktu sahur dalam Islam. Allah SWT memperbolehkan umat Islam untuk makan dan minum hingga terbit fajar.

  4. Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

    “Bersahurlah kamu sekalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Hadis ini menjadi landasan utama anjuran sahur dalam Islam.

  5. Hadis Riwayat Ahmad

    “Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun salah seorang dari kalian hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur.” (HR. Ahmad)

  6. Hadis Riwayat Muslim

    “Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim)

  7. Hadis Riwayat Bukhari

    “Aku makan sahur bersama keluargaku, kemudian aku segera bergegas menuju masjid agar aku bisa bersujud (pada rakaat pertama shalat Subuh) bersama Rasulullah SAW.” (HR. Bukhari)

  8. Hadis Riwayat Abu Dawud, Ibnu Jarir, Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan Ahmad

    “Apabila seseorang dari kalian mendengar suara adzan sedangkan gelas masih berada di tangannya maka janganlah ia letakkan hingga memenuhi hajatnya.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Jarir, Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan Ahmad)

Keutamaan Membaca Doa Sahur

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjelaskan keutamaan bagi muslim yang membaca doa sahur. Beberapa di antaranya adalah:

  • Mendapatkan keberkahan dalam sahur.
  • Menguatkan tubuh selama berpuasa.
  • Merupakan waktu mustajab untuk berdoa.
  • Mendapat ampunan dari Allah SWT.
  • Meneladani sunnah Rasulullah SAW.




Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *