Faktor Utama yang Menyebabkan Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang sering dialami oleh banyak orang, terutama di kalangan dewasa. Namun, apakah Anda tahu apa saja faktor utama yang menyebabkan seseorang mengalami hipertensi? Berikut penjelasan lengkapnya.
Faktor yang Dapat Diubah
Faktor pertama yang memengaruhi munculnya hipertensi adalah gaya hidup. Gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi. Contohnya, tingkat stres yang semakin tinggi, pola makan yang kaya akan garam dan pengawet, serta konsumsi kopi atau teh secara berlebihan. Banyak orang yang merasa tidak nyaman jika tidak minum kopi setiap hari, padahal hal ini bisa berdampak buruk pada tekanan darah.
Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga menjadi salah satu penyebab utama. Banyak orang yang malas bergerak dan lebih memilih bekerja tanpa memperhatikan pentingnya olahraga. Padahal, olahraga rutin sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung dan sistem peredaran darah.
Faktor yang Tidak Dapat Diubah
Selain faktor gaya hidup, ada juga faktor yang tidak dapat diubah, seperti usia dan genetik. Semakin bertambahnya usia, risiko seseorang mengalami hipertensi juga semakin tinggi. Selain itu, riwayat keluarga juga bisa memengaruhi kemungkinan seseorang menderita hipertensi. Jika orang tua atau saudara dekat memiliki riwayat hipertensi, maka risiko Anda juga meningkat.
Selain itu, jenis kelamin juga memengaruhi risiko hipertensi. Umumnya, laki-laki memiliki angka risiko yang lebih tinggi dibandingkan perempuan.
Gejala Hipertensi
Hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala apa pun, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa mereka menderita kondisi ini. Namun, ketika tekanan darah semakin tinggi, beberapa gejala mungkin muncul, seperti:
- Sakit kepala
- Sesak napas
- Mimisan
- Pusing atau sensasi kepala berputar
- Nyeri dada
- Kulit memerah, terutama pada wajah dan leher
- Gangguan penglihatan
- Darah dalam urin
- Mual dan muntah
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.
Penyebab Hipertensi
Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
- Hipertensi Primer
Hipertensi primer merupakan jenis hipertensi yang paling umum terjadi. Kondisi ini berkembang secara perlahan dan biasanya tidak diketahui penyebab pastinya. Beberapa faktor yang dapat memicu hipertensi primer antara lain: - Mutasi gen atau kelainan genetik
- Masalah fungsi organ seperti ginjal
-
Gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga dan obesitas
-
Hipertensi Sekunder
Hipertensi sekunder terjadi lebih cepat dan biasanya menyebabkan tekanan darah yang lebih tinggi. Penyebabnya bisa berupa: - Penyakit ginjal
- Sleep apnea (gangguan pernapasan saat tidur)
- Kelainan jantung bawaan
- Gangguan hormon, seperti hipertiroidisme atau akromegali
Pengobatan dan Pencegahan
Untuk mengatasi hipertensi, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat sangat penting. Ini termasuk mengurangi konsumsi garam, menghindari minuman berkafein, serta melakukan olahraga rutin. Dalam beberapa kasus, penderita hipertensi mungkin memerlukan obat antihipertensi untuk menurunkan tekanan darah.
Profil Dokter Spesialis
dr. Marcellino Mettafortuna S, Sp.PD, AIFO-K adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam yang lebih akrab disapa dengan dr. Marcel. Ia lahir di Purwokerto pada 5 Juni 1989 dan lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada tahun 2007. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam di Fakultas Kedokteran UNS Surakarta dan lulus pada tahun 2023. Selain itu, dr. Marcel juga mengikuti pelatihan dan sertifikasi Ahli Ilmu Faal Olahraga Klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Yogyakarta dan mendapatkan gelar profesi AIFO-K pada tahun 2023.
dr. Marcel Sp.PD praktek di beberapa rumah sakit, seperti RSUP Surakarta, PKU Muhammadiyah Kartasura, dan RSIA Restu Ibu Sragen.












