"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Doa Nabi Muhammad SAW untuk Kesembuhan, Lengkap dengan Tulisan Arab dan Terjemahan

Doa dan Ruqyah Nabi Muhammad SAW untuk Kesembuhan

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT melalui doa dan ruqyah. Hal ini menunjukkan bahwa hanya Allah yang Maha Penyembuh, dan kepercayaan terhadap-Nya adalah kunci dalam menjemput kesembuhan.

Al-Qur’an juga menjadi penawar bagi orang-orang beriman, dengan ayat-ayat yang menyebutkan penyembuhan dan ketenangan hati. Dalam konteks ini, doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW memiliki makna mendalam dan menjadi panduan spiritual bagi umat Muslim.

Doa Nabi Muhammad SAW Saat Sakit

Doa kesembuhan yang diajarkan Rasulullah SAW bisa dijadikan sebagai bentuk ikhtiar batin dalam menjemput kesembuhan. Salah satu contohnya adalah doa yang diriwayatkan dari Aisyah r.a., yaitu:

Allaahumma rabban naasi mudzhibal ba’sa isyfi antasy syaafi laa syaafiya illaa anta syifaa-an laa yughaadiru saqama

Artinya: “Ya Allah, Tuhannya manusia, hilangkanlah penderitaan ini. Sembuhkanlah. Engkau Maha Penyembuh. Tidak ada yang dapat menyembuhkan selain Engkau. Sesungguhnya hamba mohon kesehatan kepadaMu.”

Doa ini ditemukan dalam hadis riwayat Ahmad dan Nasa’i. Selain itu, dalam riwayat lain, Anas bin Malik pernah meruqyah Tsabit dengan doa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, yaitu:

Allaahumma rabba an-naasi mudzhibil ba’sa isyfi antas syaafi laa syifaa’a illaa syifaa’uka syifaa’an laa yughaadiru saqama

Artinya: “Ya Allah, Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah. Sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh, tidak ada yang dapat menyembuhkan melainkan Engkau, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit.”

Doa ini diriwayatkan oleh Bukhari.

Doa Mohon Perlindungan dari Segala Keburukan

Selain doa kesembuhan, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa perlindungan dari segala keburukan, seperti:

Bismillahilladzi la yadurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wala fissamaa’i wa huwas sami’ul ‘alim.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang bersama dengan nama-Nya, tidak ada sesuatu pun yang dapat merugikan kita di bumi dan di surga, Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Sebelum membaca doa tersebut, diawali dengan mengucapkan Bismillah tiga kali, lalu meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit.

Doa Nabi Muhammad Ketika Meruqyah Orang Sakit

Doa yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW saat meruqyah orang sakit adalah:

Imsaḥil-ba’sa rabbannāsi biyadikas-syifā’u, lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Engkau.”

Doa Nabi Muhammad Memohon Kesembuhan atas Izin Allah Swt

Doa yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW adalah:

Bismi laahi turbatu ardlinaa biriiqati ba’dlinaa yusfaa bi hii saqiimunaa bi idzni rabbinaa.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, debu bumi dengan sebagian ludah kami, dengannya orang sakit di antara kami akan sembuh dengan izin Tuhan kami.”

Ayat-ayat Al-Qur’an untuk Kesembuhan

Selain doa-doa dari hadis, Al-Qur’an juga menyimpan ayat-ayat yang bisa menjadi doa kesembuhan. Beberapa contohnya adalah:

  1. Wa yasyfi ṣudūra qaumin mu’minīn

    Artinya: “Dan (Allah) akan melegakan hati orang-orang yang beriman.” (QS. At-Taubah: 14).

  2. Yā ayyuhannāsu qad jā’atkum mau‘izhah min rabbikum wa syifā’un limā fīṣ-ṣudūr wa hudan wa raḥmatun lil-mu’minīn.

    Artinya: “Hai Manusia, sesunguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang ber-iman.” (QS. Yunus 57).

  3. Yakhruju min buṭūnihā syarābun mukhtalifun alwānuhu, fīhi syifā’un linnās

    Artinya: “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS. An-Nahl: 69).

  4. Wa nunazzilu minal-qur’āni mā huwa syifā’un wa raḥmatun lil-mu’minīn

    Artinya: “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Isra’: 82).

  5. Wa idzā mariḍtu fahuwa yasyfīn

    Artinya: “Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy-Syu’ra’: 80).

  6. Qul huwa lilladzīna āmanū hudan wa syifā’un

    Artinya: “Dan katakanlah (wahai Muhammad) bahwa (Qur’an) itu adalah petunjuk dan menyembuhkan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Fushshilat: 44).

Hikmah Sakit

Sakit memiliki banyak hikmah yang bisa diambil oleh seorang hamba. Berdasarkan skripsi Konsep Sakit dalam Al-Qur’an Menurut Penafsiran Badiuzzaman Said Nursi, beberapa hikmah sakit antara lain:

  1. Sebagai penghapus dosa

    Sakit menjadi sarana ujian kesabaran bagi seorang hamba. Rasa sakit dan kesulitan yang dialami dapat menggugurkan dosa apabila dijalani dengan sabar dan ikhlas.

  2. Sakit bernilai ibadah

    Penyakit yang dialami seorang muslim dapat menjadi jalan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Rasa sakit akan bernilai ibadah jika diiringi dengan doa, dzikir, dan perbuatan baik.

  3. Sakit sebagai motivasi untuk berubah

    Sakit mendorong seseorang untuk melakukan introspeksi diri. Beratnya ujian kesehatan dapat memotivasi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan amal, terutama setelah Allah memberikan kesembuhan.

  4. Sakit menumbuhkan rasa kasih sayang

    Saat sakit, seseorang lebih merasakan kedekatan dengan Allah. Ujian ini bisa menjadi tanda kasih sayang Allah yang mengingatkan hamba-Nya agar kembali dan bergantung kepada-Nya.

  5. Sakit mengajarkan rasa syukur

    Ketika sakit, banyak kenikmatan yang tidak bisa dirasakan seperti saat sehat. Hal ini menjadi pelajaran berharga untuk lebih mensyukuri nikmat kesehatan yang sering terlupakan.

  6. Sakit sebagai pengingat akan kematian

    Rasa sakit dapat mengingatkan manusia bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti dan bisa datang kapan saja. Kesadaran ini mendorong seseorang untuk memperbanyak ibadah dan mempersiapkan diri menghadapi akhir kehidupan.


Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *